Record Detail
Share
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN ANC DENGAN KEJADIAN RISIKO PENYAKIT KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KEPUSKESMAS BASIDONDO KABUPATEN TOLITOLIRJA
ABSTRAK
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN ANC DENGAN KEJADIAN RISIKO PENYAKIT KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASIDONDO KABUPATEN TOLITOLI
xiii + 62 hal + 9 tabel + 2 bagan + 8 lampiran
Penyebab kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan, preeklampsi / eklampsi dan infeksi, kondisi tersebut dipengaruhi pula oleh kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai komplikasi / penyulit pada masa kehamilan (Wiknjosastro, 2020). Penyebab langsung kematian ibu adalah faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas seperti perdarahan, pre eklamsia/eklampsia, infeksi, persalinan macet dan abortus (Kemenkes, 2020).
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 10 orang ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Basidondo, 5 dari 10 ibu hamil mengatakan bahwa ibu jarang melakukan ANC secara rutin di bidan desa setempat karena jarak yang jauh dan akses jalan yang sulit untuk dijangkau dan ibu mengatakan pada usia kehamilannya saat ini memasuki 8 bulan kaki ibu mengalami pembengkakan dan lebam. Sedangkan 5 ibu hamil lainnya mengatakan pernah membaca buku KIA yang berisi tentang tanda bahaya, namun ibu masih belum memahami isi buku tersebut dan tidak berusaha menanyakan ke bidan karena ibu merasa takut. Sedangkan dari 2 bidan yang ada di Puskesmas Basidondo menjelaskan bahwa selama bulan Januari sampai bulan Juni mengatakan ada 3 ibu hamil yang mengalami perdarahan pervaginam yang diduga plasenta previa dan keluar cairan ketuban sebelum umur kehamilan 38 minggu ada 4 orang dan 3 orang mengalami pre eklampsia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kepatuhan ANC dengan kejadian risiko penyakit kehamilan pada ibu hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Basidondo Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 ibu hamil. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling.
Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III sebagian besar kurang yaitu 25 orang (41,7%), ibu hamil trimester III tidak patuh dalam kunjungan ANC sebanyak 32 orang (65,0%) dan ibu hamil trimester III mengalami komplikasi kehamilan sebanyak 39 orang (65,0%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan kunjungan ANC dengan kejadian komplikasi kehamilan ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Basidondo Kabupaten Tolitoli .
Kata kunci : Ibu Hamil, Trimester I, Pengetahuan, Kepatuhan, ANC dan Komplikasi Kehamilan
Daftar Pustaka : 19 buku (2019-2020).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN ANC DENGAN KEJADIAN RISIKO PENYAKIT KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASIDONDO KABUPATEN TOLITOLI
xiii + 62 hal + 9 tabel + 2 bagan + 8 lampiran
Penyebab kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan, preeklampsi / eklampsi dan infeksi, kondisi tersebut dipengaruhi pula oleh kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai komplikasi / penyulit pada masa kehamilan (Wiknjosastro, 2020). Penyebab langsung kematian ibu adalah faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas seperti perdarahan, pre eklamsia/eklampsia, infeksi, persalinan macet dan abortus (Kemenkes, 2020).
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 10 orang ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Basidondo, 5 dari 10 ibu hamil mengatakan bahwa ibu jarang melakukan ANC secara rutin di bidan desa setempat karena jarak yang jauh dan akses jalan yang sulit untuk dijangkau dan ibu mengatakan pada usia kehamilannya saat ini memasuki 8 bulan kaki ibu mengalami pembengkakan dan lebam. Sedangkan 5 ibu hamil lainnya mengatakan pernah membaca buku KIA yang berisi tentang tanda bahaya, namun ibu masih belum memahami isi buku tersebut dan tidak berusaha menanyakan ke bidan karena ibu merasa takut. Sedangkan dari 2 bidan yang ada di Puskesmas Basidondo menjelaskan bahwa selama bulan Januari sampai bulan Juni mengatakan ada 3 ibu hamil yang mengalami perdarahan pervaginam yang diduga plasenta previa dan keluar cairan ketuban sebelum umur kehamilan 38 minggu ada 4 orang dan 3 orang mengalami pre eklampsia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kepatuhan ANC dengan kejadian risiko penyakit kehamilan pada ibu hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Basidondo Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 ibu hamil. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling.
Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III sebagian besar kurang yaitu 25 orang (41,7%), ibu hamil trimester III tidak patuh dalam kunjungan ANC sebanyak 32 orang (65,0%) dan ibu hamil trimester III mengalami komplikasi kehamilan sebanyak 39 orang (65,0%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan kunjungan ANC dengan kejadian komplikasi kehamilan ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Basidondo Kabupaten Tolitoli .
Kata kunci : Ibu Hamil, Trimester I, Pengetahuan, Kepatuhan, ANC dan Komplikasi Kehamilan
Daftar Pustaka : 19 buku (2019-2020).
Statement of Responsibility
Author(s)
Imas Yuli Yantika - Personal Name
Edition
Call Number
ISBN/ISSN
Classification
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2023
Publishing Place
Pati
Collation
xiii + 62 hal + 9 tabel + 2 bagan + 8 lampiran
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







