<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="314">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA BAYI BARU LAHIR DI RSUD LAHAT  TAHUN 2023]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>12120422231_Sefia Maya Afriana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Pati]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 59 halaman + 10 tabel + 2 bagan + 8 lampiran]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sefia Maya Afriana

ABSTRAK
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA BAYI BARU LAHIR DI RSUD LAHAT 
TAHUN 2023

xii + 59 halaman + 10 tabel + 2 bagan + 8 lampiran

Asfiksia neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2022, menyatakan pada tahun 2020 terdapat 2,4 juta anak meninggal pada bulan pertama kehidupan dan diperkirakan terdapat sekitar 6.700 kematian bayi baru lahir setiap hari, salah satu penyebab kematian bayi disebabkan karena asfiksia. 
Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui Hubungan Ketuban Pecah Dini Terhadap Kejadian Asfeksia Bayi Baru Lahir Di RSUD Lahat Tahun 2022. Desain penelitiain menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir di Ruang Bersalin RSUD Lahat  tahun 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang. Adapun teknik sampling menggunakan Systematic Random Sampling. 
Hasil penelitian didapatkan berdasarkan hasil uji chi square didapatkan ada hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia bayi baru lahir di Ruang Bersalin RSUD Lahat tahun 2022 dengan nilai  p value = 0,013 dan nilai OR = 3,589. 
Kesimpulan penelitian kepada petugas di RSUD Lahat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada penangan bayi baru lahir dengan asfiksia dengan sering mengikuti pelatihan ataupun seminar kesehatan terupdate tentang penanganan ataupun karakteristik ibu beresiko melahirkan bayi baru lahir dengan asfiksia

Kata Kunci 		:  Ketuban Pecah Dini, Asfiksia, Bayi Baru Lahir
Daftar Pustaka 	: 11 (2016-2022)</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[STIKes Bakti Utama Pati ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SKR.0211]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[All Years]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="796" url="" path="/abstrak_231_Sefia Maya A.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Abstrak_231_Sefia Maya Afriana]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="797" url="" path="/bab I_231_Sefia Maya A.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Bab I_231_Sefia Maya Afriana]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[314]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-23 10:49:07]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-23 10:49:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>