Record Detail
Share
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEPATUHAN TERHADAP JADWAL PEMBERIAN KB SUNTIK 3 BULAN DI BPM SYARIFAH YUNIAR MATIYAH
Masalah yang sering terjadi dalam kontrasepsi suntik adalah terlambatnya akseptor
KB mendapatkan suntikan. Jika terlambat lebih dari 12 minggu sejak suntikan terakhir dengan
coitus tanpa perlindungan maka kemungkinan besar terjadi kehamilan. Hal tersebut bisa
dipengaruhi akseptor KB yang lupa jadwal suntik ulangnya dan bisa dipengaruhi kepatuhan
akseptor dalam melakukan suntik ulang. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan dukungan
suami dan karakteristik ibu dengan kepatuhan terhadap jadwal pemberian KB suntik 3 bulan
di BPM Syarifah Yuniar Matiyah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan
cross sectional study. Populasi adalah semua ibu yang menggunakan KB suntik 3 bulan di
wilayah kerja BPM Syarifah Yuniar Matiyah bulan September sebanyak 85 orang. Adapun
untuk teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan sampel sejumlah 46
responden. Analisis data dilakukan dengan Uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar akseptor KB suntik 3 bulan di BPM
Syarifah Yuniar Matiyah kurang mendapatkan dukungan dari suami yaitu sejumlah 25 orang
(54,3%), memiliki pendidikan tinggi yaitu sejumlah 30 orang (65,2%), tidak bekerja yaitu
sejumlah 26 orang (56,5%), pendapatan rendah yaitu sejumlah 40 orang (87,0%), patuh
terhadap jadwal pemberian KB suntik 3 bulan yaitu sejumlah 25 orang (54,3%). Hasil analisis
menunjukkan ada hubungan dukungan suami (p value = 0,006), pendidikan (p value = 0,002),
pekerjaan (p value = 0,040) dan pendapatan keluarga (nilai p value = 0,025) dengan kepatuhan
terhadap jadwal pemberian KB suntik 3 bulan di BPM Syarifah Yuniar Matiyah.
KB mendapatkan suntikan. Jika terlambat lebih dari 12 minggu sejak suntikan terakhir dengan
coitus tanpa perlindungan maka kemungkinan besar terjadi kehamilan. Hal tersebut bisa
dipengaruhi akseptor KB yang lupa jadwal suntik ulangnya dan bisa dipengaruhi kepatuhan
akseptor dalam melakukan suntik ulang. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan dukungan
suami dan karakteristik ibu dengan kepatuhan terhadap jadwal pemberian KB suntik 3 bulan
di BPM Syarifah Yuniar Matiyah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan
cross sectional study. Populasi adalah semua ibu yang menggunakan KB suntik 3 bulan di
wilayah kerja BPM Syarifah Yuniar Matiyah bulan September sebanyak 85 orang. Adapun
untuk teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan sampel sejumlah 46
responden. Analisis data dilakukan dengan Uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar akseptor KB suntik 3 bulan di BPM
Syarifah Yuniar Matiyah kurang mendapatkan dukungan dari suami yaitu sejumlah 25 orang
(54,3%), memiliki pendidikan tinggi yaitu sejumlah 30 orang (65,2%), tidak bekerja yaitu
sejumlah 26 orang (56,5%), pendapatan rendah yaitu sejumlah 40 orang (87,0%), patuh
terhadap jadwal pemberian KB suntik 3 bulan yaitu sejumlah 25 orang (54,3%). Hasil analisis
menunjukkan ada hubungan dukungan suami (p value = 0,006), pendidikan (p value = 0,002),
pekerjaan (p value = 0,040) dan pendapatan keluarga (nilai p value = 0,025) dengan kepatuhan
terhadap jadwal pemberian KB suntik 3 bulan di BPM Syarifah Yuniar Matiyah.
Statement of Responsibility
Author(s)
Siti Nur Rochmah - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 ROC h
ISBN/ISSN
Subject(s)
KB suntik
dukungan suami
dukungan suami
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
xiii + 62 halaman + 13 tabel + 2 bagan + 8 lampira
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







