<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG LAKTASI DAN SIKAP IBU NIFAS DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI DESA RAJEKWESI KECAMATAN MAYONG KABUPATEN JEPARA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NUR LATHIFATUSSA'ADAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Pati]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2020]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG LAKTASI DAN SIKAP IBU NIFAS DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI DESA RAJEKWESI KECAMATAN MAYONG KABUPATEN JEPARA

Nur Lathifatussa’adah
Program Studi Sarjana Kebidanan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati


Bendungan air susu  adalah merupakan penyempitan duktus laktiferus dalam rangka mempersiapkan laktasi, pada permulaan nifas apabila bayi belum menyusu dengan baik akan terjadi bendungan susu. Dampak psikis pada ibu dan bayi jika bendungan air susu tidak ditangani ibu akan merasakan kesakitan pada payudarana sehingga ibu enggan untuk menyusui bayinya.
Pada umumnya penyebab bendungan air susu adalah produksi ASI meningkat, terlambat menyusukan, puting susu datar dan kurang sering air susu dikeluarkan, adanya pembatasan waktu menyusui disamping itu juga kurangnya pengetahuan ibu tentang laktasi dan sikap ibu nifas.
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengatahuan tentang laktasi dan sikap ibu nifas dengan kejadian bendungan ASI.
Metode yang digunakan adalah analitik, dengan pendekatan cross sectional dan jumlah sample 32 responden.
Dari 32 responden yang pengetahuannya tentang laktasinya baik ada 9 orang (28,1%) yang mengalami bendungan ASI ada 3 orang(9,4%) sedangkan yang tidak mengalami ada 6 orang (18,8%), responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 19 orang(59,4%)yang mengalami bendungan ASI ada 6 orang (18,8%) sedangkan yang tidak mengalami bendungan ASI ada 13 orang (40,6%) dan responden dengan pengetahuan kurang ada 4 orang (12,5%) dan semuanya mengalami bendungan ASI. Dengan uji statistik Chi Square secara bermakna p value = 0,035 ada hubungan antara pengetahuan tentang laktasi dengan kejadian bendungan ASI.
Dari 32 responden yang sikapnya positif terhadap bendungan ASI ada 20 orang(62,5%) yang mengalami bendungan ASI ada 2 orang (6,3%) dan yang tidak mengalami ada 18 orang (56,3%), responden yang sikapnya negatif terhadap bendungan ASI  ada 12 orang  (37,5%) yang mengalami bendungan ASI ada 11 orang (34,4%) yang tidak mengalami bendungan ASI hanya 1 orang (3,1%). Dengan uji statistik Chi Square secara bermakna p value = 0,000 ada hubungan antara sikap terhadap bendungan ASI dengan kejadian bendungan ASI di Desa Rajekwesi Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara

Kata kunci	: Pengetahuan Tentang Laktasi, Sikap Ibu Nifas, Bendungan ASI</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[asuhan kebidanan post partum]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[asi - air susu ibu]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20200916]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[STIKes Bakti Utama Pati ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SKR.0005]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[All Years]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="68" url="" path="/1. cover nur latifatus.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[COVER]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="69" url="" path="/2. hal persetujuan dan pengesahan nur lathifatus.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[HALAMAN PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="70" url="" path="/3. abstrak nur latifatus.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ABSTRAK]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="71" url="" path="/4. halaman awal nur lathifatus.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[HALAMAN AWAL]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="72" url="" path="/5. bab I pendahuluan nur lathifatus.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB I - PENDAHULUAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[13]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-04-12 12:02:33]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-03 10:36:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>