<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="471">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI TENTANG MAKANAN PENDAMPING  ASI (MP-ASI) DENGAN WAKTU PEMBERIAN MP-ASI DI WILAYAH KERJA UPT  PUSKESMAS BUAY PEMATANG RIBU RANAU TENGAH]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Evi Susanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Pati]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xiii hal+ 53 hal + 7 tabel + 2 bagan+ 7 lampiran]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pemberian ASI di Indonesia belum dilaksanakan sepenuhnya upaya meningkatkan perilaku menyusui 
khususnya ASI eksklusif masih dirasa kurang. Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 
2007 cakupan ASI eksklusif hanya 52% dari target sebesar 65%, pemberian ASI satu jam paska persalinan 8%, 
pemberian hari pertama 52,7%, rendahnya pemberian ASI eksklusif menjadi pemicu rendahnya status gizi bayi 
dan balita.  Berkaitan dengan hal tersebut dalam Program Perbaikan Gizi Indonesia Sehat 2010 ditetapkan target 
nasional pencapaian ASI eksklusif pada tahun 2010 adalah 80%.  
Di Puskesmas Buay Pematang Ribu Ranau Tengah ibu ibu masih belum mengetahui kapan waktu 
pemberian MP-ASI. Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan di Puskesmas Buay Pematang Ribu 
Ranau Tengah terhadap 10 ibu bayi yang berkunjung di Puskesmas, ditemukan sebanyak 6 orang ibu bayi (60%) 
memberikan makanan atau minuman selain ASI yaitu bubur bayi saat bayinya berumur tiga bulan, menurut 
pengetahuan mereka bayinya merasa lapar karena sering rewel dan menangis, mereka beranggapan bahwa perlu 
untuk memberikan Makanan Pendamping ASI.   Dari 6 orang ibu bayi tersebut 2 (33,3%) diantaranya memberikan 
makanan pendamping ASI yaitu bubur bayi pada bulan pertama kelahiran bayinya.  Sedangkan 4 orang ibu 
mengatakan memberi Makanan Pendamping ASI yaitu bubur susu saat bayinya berumur 5 bulan, mereka 
mengatakan ASI mereka tidak mencukupi kebutuhan bayinya, sehingga mereka memberi Makanan Pendamping 
ASI. Hal ini berdampak buruk karena diawal kehidupannya, lambung dan usus bayi sesungguhnya belum 
sepenuhnya matang.Bayi dapat mencerna gula dalam susu(laktosa),tetapi belum mampu menghasilkan amilase 
dalam jumlah yang cukup.Ini berarti ,bahwa bayi tidak dapat mencerna tepung sampai paling tidak usia 3 bulan 
(DR.Arisman, MB). 
Tujuan penelitian untuk hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI Air Susu Ibu 
(ASI) dengan waktu pemberian MP-ASI di sumber mulia Penelitian ini menggunakan jenis penelitian 
observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika 
korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data 
sekaligus pada suatu saat (point approach), dengan besar sampel 47 orang. 
Hasil penelitian didapatkan bahwa Tingkat pengetahuan ibu bayi di Puskesmas Buay Pematang Ribu Ranau 
Tengah tentang MP-ASI cukup 33 orang (70,2%), kurang 10 orang (21,3%), sedangkan tingkat pengetahuan ibu 
baik 4 orang (8,5%).  Waktu ibu memberikan MP-ASI tdk sesuai sebanyak 27 orang (57,4%), sedangkan waktu 
ibu memberikan MP-ASI sesuai sebanyak 20 orang (42,6%). 
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan ibu bayi tentang makanan 
pendamping ASI (MP-ASI) dengan watu pemberian MP-ASI di Puskesmas Buay Pematang Ribu Ranau Tengah 
(p value = 0,000< 0,05)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[MP-Asi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[pengetahuan ibu]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[618.2]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[STIKes Bakti Utama Pati ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[SKR 618.2 SUS h]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR.0269]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[All Years]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[SKR 618.2 SUS h]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1113" url="" path="/Abstrak_Evi Susanti.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Abstrak_Evi Susanti]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1114" url="" path="/Bab I_Evi Susanti.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Bab 1_Evi Susanti]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[471]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-31 10:58:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-11-07 14:38:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>