<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="809">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN  PADA NY. I UMUR 25 TAHUN G1P0A0UK 30 MINGGU   DI PUSKESMAS KALIORI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SEKOWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Pati]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 321 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Asuhan Continuity of care (COC) adalah upaya untuk 
memberikan asuhan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, 
nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Jumlah kematian ibu di Kabupaten 
Rembang pada Tahun 2023 sebanyak 11 kasus, berkurang dibandingkan pada 
tahun 2021 yang mencapai 14 kasus dan lebih tinggi dari tahun 2022 sebanyak 6 
kasus. Kasus kematian ibu terdapat di Puskesmas Sumber, Bulu, Gunem, Sale, 
Sarang Sedan, Kaliori, Sluke dan Lasem. Hal ini menunjukan masih rendahnya 
kesadaran bagi ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, nifas dan neonatus 
secara teratur, melakukan persalinan di fasilitas kesehatan serta masih rendahnya 
yang mengikuti KB.Tujuan:penelitian untuk memberikan asuhan secara 
komprehensif  pada pada Ny. I Umur 25 Tahun G1P0A0 Hamil 30 Minggu 
dimulai dari hamil 30 minggu, sejak masa kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru 
lahir, dan keluarga berencana (KB) sesuai dengan standar pelayanan kebidanan 
dan mendokumentasikannya dengan pendekatan natural therapy.  
Jenis metode:menggunakan studi penelaahan kasus (case study) dengan cara 
mengkaji suatu permasalahan pada unit tunggal dengan subjek adalah Ny. I Umur 
25 Tahun G1P0A0 Hamil 30 Minggu.  
Hasil asuhan kebidananberkesinambungan yaitu kunjungan kehamilan 
dilakukan sebanyak 3 kali, tidak ditemukan tanda gejala bahaya pada kehamilan, 
dan dengan pendekatan natural therapi prenatal massage. Asuhan persalinan 
yang di berikan pada kala I, II, III, dan IV berjalan secara normal tanpa ada 
komplikasi dan dengan pendekatan natural therapypelvic rocking. BBL normal 
menangis 
kuat, 
gerak 
tonus 
jeniskelaminperempuan,BB2900gram,PB 
baik, 
warna 
kulit 
49cmLK34 
kemerahan, 
cm,anus 
positif,danAPGARscore9/10/10. Nifas dilakukan kunjungan 2 kali dengan masa 
nifas dalam batas normal dan dengan pendekatan natural therapy pijat oksitosin. 
Metode alat kontrasepsi yang di pilih yaitu KB Inplant. Asuhan pada Neonatus 
dilakukan 2x dengan hasil dalam batas normal serta dengan pendekatan natural 
therapy baby massase. Setelah melakukan asuhan berkesinambungan pada Ny. I 
tidak ditemukan komplikasi atau tanda bahaya selama kehamilan, persalinan 
normal, bayi baru lahir normal, nifas normal dan sudah menggunakan kontrasepsi. 
Saran:diharapkan model asuhan ini terus diterapkan oleh tenaga kesehatan guna 
menekan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi. 
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan berkesinambungan Natural theraphy</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[natural therapy]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Asuhan kebidanan berkesinambungan]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[CONTINUITY OF CARE]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Bayi Baru Lahir]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[pijat oksitosin]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[618.2]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20250424]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[STIKes Bakti Utama Pati ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[COC.0218]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[All Years]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1767" url="" path="/Abstrak_SEKOWATI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Abstrak_SEKOWATI]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1768" url="" path="/Bab 1_SEKOWATI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Bab 1_SEKOWATI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[C_SEKOWATI_.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[809]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-10-23 13:26:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-10-23 13:26:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>