Record Detail
Share
PERBEDAAN EMESIS GRAFIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 YANG DIBERIKAN AROMATERAFI LEMON DAN AROMATERAPI JAHE TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM DI RS PRATAMA NAWACITA DATAH DAVE KECAMATAN LONG PAHAGAI KABUPATEN MAHAKAM ULU
Mual muntah atau dalam Bahasa medis disebut sebagai Emesis Gravidarum
merupakan gejala yang biasa terjadi pada kehamilan trimester pertama dengan derajat
mual yang berbeda-beda antara ibu hamil. Mual muntah ditangani sesuai dengan seberapa
parah efek yang timbul. Penanganan mual muntah melalui dua cara yaitu
menggunakan terapi farmakologis maupun non farmakologis yaitu aromaterapi lemon
dan jahe.
Penelitian bertujuan untuk perbedaan Emesis Grafidarum pada ibu hamil TM 1
sebelum dan sesudah diberikan aromaterafi lemon dan aromaterafi jahe terhadap emesis
gravidarum di RS. Pratama Nawacita Datah Dave. Jenis penelitian kuantitatif dengan
pendekatan experiment dengan Two Group Pretest- Posttest design. Populasi adalah ibu
hamil trimester I yang berkunjung ke Rs Nawacita Datah Dave sebanyak 53 orang dan
sampel ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum yaitu sebanyak 20
orang. 10 orang akan diberikan aromaterapai lemon dan 10 orang akan diberikan
aromaterapi jahe yang berkunjung ke Rs Nawacita Datah Dave dengan tehnik purposive
sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian : Ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi
lemon dan aromaterapi jahe terhadap intensitas emesis gravidarum trimester I bahwa nilai
rata-rata pretest aromaterapi lemon 6,80 dan nilai rata-rata posttest 1,70 sedangkan rata
rata pretest aromaterapi jahe 6,80 dan nilai rata-rata posttest 2,30. Diharapkan bagi ibu
hamil trimester I agar aromaterapi lemon dan jahe dijadikan alternatif untuk mengurangi
mual dan muntah
merupakan gejala yang biasa terjadi pada kehamilan trimester pertama dengan derajat
mual yang berbeda-beda antara ibu hamil. Mual muntah ditangani sesuai dengan seberapa
parah efek yang timbul. Penanganan mual muntah melalui dua cara yaitu
menggunakan terapi farmakologis maupun non farmakologis yaitu aromaterapi lemon
dan jahe.
Penelitian bertujuan untuk perbedaan Emesis Grafidarum pada ibu hamil TM 1
sebelum dan sesudah diberikan aromaterafi lemon dan aromaterafi jahe terhadap emesis
gravidarum di RS. Pratama Nawacita Datah Dave. Jenis penelitian kuantitatif dengan
pendekatan experiment dengan Two Group Pretest- Posttest design. Populasi adalah ibu
hamil trimester I yang berkunjung ke Rs Nawacita Datah Dave sebanyak 53 orang dan
sampel ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum yaitu sebanyak 20
orang. 10 orang akan diberikan aromaterapai lemon dan 10 orang akan diberikan
aromaterapi jahe yang berkunjung ke Rs Nawacita Datah Dave dengan tehnik purposive
sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian : Ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi
lemon dan aromaterapi jahe terhadap intensitas emesis gravidarum trimester I bahwa nilai
rata-rata pretest aromaterapi lemon 6,80 dan nilai rata-rata posttest 1,70 sedangkan rata
rata pretest aromaterapi jahe 6,80 dan nilai rata-rata posttest 2,30. Diharapkan bagi ibu
hamil trimester I agar aromaterapi lemon dan jahe dijadikan alternatif untuk mengurangi
mual dan muntah
Statement of Responsibility
Author(s)
Anjelika Huan Geh - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 GEH p
ISBN/ISSN
Subject(s)
emesis gravidarum
Aromaterapi Lemon dan Jahe
Aromaterapi Lemon dan Jahe
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
vx+ 59 halaman + 9 tabel + 2 bagan + 8 lampiran
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







