Record Detail
Share
PENGARUH PEMBERIAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI (DISMINOREA) PADA REMAJA PUTRI DI SMP ISLAM NUSANTARA
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ditemukan bahwa sekitar
1.769.425 individu (90%) wanita mengalami dismenore, di mana 10-15% di
antaranya mengalami tingkat keparahan yang tinggi. Temuan ini diperkuat
oleh berbagai penelitian yang telah dilakukan di berbagai negara, yang
menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan. Di setiap negara, tingkat
kejadian dismenore primer dilaporkan melebihi 50% (WHO, 2022).
Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperiment
dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Populasi dalam
penelitian ini adalah siswi kelas VII sampai IX di SMP Islam Nusantara 33
siswi Teknik pengambilan dalam penelitian ini ialah Total Sampling. Pada
penelitian ini uji normalitas yang digunakan adalah uji Shapiro-Wilk. Uji
normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk dikarenakan jumlah sampel
kecil dengan taraf signifikansi yang digunakan adalah 0,05.
Nyeri Menstruasi pada Siswi sebelum pemberian jahe merah : Rata
rata = 4,70 ( Nyeri sedang ) dengan Std. Deviasi = 0,984. Nyeri Menstruasi
pada Siswi sesudah pemberian jahe merah : Rata-rata = 2,36 ( Nyeri Ringan )
dengan Std. Deviasi = 0,896 Hasil penelitian ini didapatkan Hasil Uji
Wilcoxon Signed Ranks Test didapat nilai Z = -5,053 dengan p
value=0,000<0,05
signifikan, maka Ho ditolak dan Ha diterima.
Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan nyeri
menstruasi (disminorea) pada remaja putri di SMP Nusantara.
Diharapkan kedepannya pihak sekolah bisa menggunakan jahe merah
sebagai pengobatan non-farmakologi terhadap penurunan nyeri dismenore
pada siswi-siswinya.
1.769.425 individu (90%) wanita mengalami dismenore, di mana 10-15% di
antaranya mengalami tingkat keparahan yang tinggi. Temuan ini diperkuat
oleh berbagai penelitian yang telah dilakukan di berbagai negara, yang
menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan. Di setiap negara, tingkat
kejadian dismenore primer dilaporkan melebihi 50% (WHO, 2022).
Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperiment
dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Populasi dalam
penelitian ini adalah siswi kelas VII sampai IX di SMP Islam Nusantara 33
siswi Teknik pengambilan dalam penelitian ini ialah Total Sampling. Pada
penelitian ini uji normalitas yang digunakan adalah uji Shapiro-Wilk. Uji
normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk dikarenakan jumlah sampel
kecil dengan taraf signifikansi yang digunakan adalah 0,05.
Nyeri Menstruasi pada Siswi sebelum pemberian jahe merah : Rata
rata = 4,70 ( Nyeri sedang ) dengan Std. Deviasi = 0,984. Nyeri Menstruasi
pada Siswi sesudah pemberian jahe merah : Rata-rata = 2,36 ( Nyeri Ringan )
dengan Std. Deviasi = 0,896 Hasil penelitian ini didapatkan Hasil Uji
Wilcoxon Signed Ranks Test didapat nilai Z = -5,053 dengan p
value=0,000<0,05
signifikan, maka Ho ditolak dan Ha diterima.
Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan nyeri
menstruasi (disminorea) pada remaja putri di SMP Nusantara.
Diharapkan kedepannya pihak sekolah bisa menggunakan jahe merah
sebagai pengobatan non-farmakologi terhadap penurunan nyeri dismenore
pada siswi-siswinya.
Statement of Responsibility
Author(s)
Arin Triasari - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 TRI p
ISBN/ISSN
Subject(s)
jahe merah
pencegahan disminorea
pencegahan disminorea
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
xiv+ 46 halaman + 7 tabel + 2 gambar + 1 bagan +
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







