Record Detail
Share
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI DENGAN RENDAHNYA CAKUPAN PENIMBANGAN BERAT BADAN ANAK USIA 10 – 24 BULAN
Zat–zat gizi dari makanan yang dikonsumsi seseorang akan mempengaruhi pertumbuhannya.
Kekurangan gizi atau keadaan gizi buruk pada masa bayi dan anak – anak terutama pada umur
kurang dari lima tahun dapat berakibat lebih parah karena pertumbuhan jasmani dan kecerdasan
akan terganggu. Pada tahap selanjutnya akan berpengaruh pada perkembangan. Perkembangan
diartikan sebagai kemajuan fungsi atau kapasitas fisiologis badan atau organ tubuh. Usia remaja
puteri saat mengalami menarche bervariasi. Statistik menunjukkan bahwa usia menarche
dipengaruhi factor keturunan, keadaan gizi dan kesehatan umum.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti terhadap 11 ibu yang memiliki anak
berusia 10 – 24 bulan didapatkan hasil, 3 ibu mengetahui status gizi anak yaitu pada buku KIA tidak
berada dalam garis menurun dan selalu menimbangkan anaknya saat posyandu. 3 ibu mengetahui
status gizi anak tetapi tidak menimbangkan anaknya dengan alasan malas karena imunisasi sudah
terpenuhi. 3 ibu yang tidak mengetahui status gizi anak tidak hadir dalam posyandu untuk
menimbangkan anaknya. Sedangkan 2 ibu tidak mengetahui tentang status gizi anak tetapi selalu
hadir untuk menimbangkan anaknya di PMB Euis Yuni Iriani, Am.Keb.
Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Status Gizi
Dengan Rendahnya Cakupan Penimbangan Berat Badan anak usia 10 – 24 bulan. Jenis penelitian
yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survey analitik
dengan pendekatan Cross Sectional, yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran
atau observasi data variabel independen dan variabel dependen diukur dalam waktu yang bersamaan
dan sesaat dengan besar sampel 30 orang.
Hasil penelitian didapatkan bahwa ibu balita di PMB Euis Yuni Iriani, Am.Keb mempunyai
pengetahuan tentang status gizi masih kurang 19 orang (63,3%) dan cukup 11 orang (36,7%).
Cakupan penimbangan berat badan anak usia 10-24 bulan di PMB Euis Yuni Iriani, Am.Keb
sebagian besar rendah 20 orang (66,7%), cukup 7 orang (23,3%) dan tinggi sebanyk 3 orang
(10,0%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada ada hubungan antara tingkat pengetahuan status
gizi dengan cakupan penimbangan anak usia 10-24 bulan (p value =0,039)
Kekurangan gizi atau keadaan gizi buruk pada masa bayi dan anak – anak terutama pada umur
kurang dari lima tahun dapat berakibat lebih parah karena pertumbuhan jasmani dan kecerdasan
akan terganggu. Pada tahap selanjutnya akan berpengaruh pada perkembangan. Perkembangan
diartikan sebagai kemajuan fungsi atau kapasitas fisiologis badan atau organ tubuh. Usia remaja
puteri saat mengalami menarche bervariasi. Statistik menunjukkan bahwa usia menarche
dipengaruhi factor keturunan, keadaan gizi dan kesehatan umum.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti terhadap 11 ibu yang memiliki anak
berusia 10 – 24 bulan didapatkan hasil, 3 ibu mengetahui status gizi anak yaitu pada buku KIA tidak
berada dalam garis menurun dan selalu menimbangkan anaknya saat posyandu. 3 ibu mengetahui
status gizi anak tetapi tidak menimbangkan anaknya dengan alasan malas karena imunisasi sudah
terpenuhi. 3 ibu yang tidak mengetahui status gizi anak tidak hadir dalam posyandu untuk
menimbangkan anaknya. Sedangkan 2 ibu tidak mengetahui tentang status gizi anak tetapi selalu
hadir untuk menimbangkan anaknya di PMB Euis Yuni Iriani, Am.Keb.
Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Status Gizi
Dengan Rendahnya Cakupan Penimbangan Berat Badan anak usia 10 – 24 bulan. Jenis penelitian
yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survey analitik
dengan pendekatan Cross Sectional, yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran
atau observasi data variabel independen dan variabel dependen diukur dalam waktu yang bersamaan
dan sesaat dengan besar sampel 30 orang.
Hasil penelitian didapatkan bahwa ibu balita di PMB Euis Yuni Iriani, Am.Keb mempunyai
pengetahuan tentang status gizi masih kurang 19 orang (63,3%) dan cukup 11 orang (36,7%).
Cakupan penimbangan berat badan anak usia 10-24 bulan di PMB Euis Yuni Iriani, Am.Keb
sebagian besar rendah 20 orang (66,7%), cukup 7 orang (23,3%) dan tinggi sebanyk 3 orang
(10,0%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada ada hubungan antara tingkat pengetahuan status
gizi dengan cakupan penimbangan anak usia 10-24 bulan (p value =0,039)
Statement of Responsibility
Author(s)
Euis Yuni Iriani - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 IRI h
ISBN/ISSN
Subject(s)
pengetahuan ibu
gizi anak
gizi anak
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
xiii hal+75 hal +7 tabel +2 bagan+16 lampiran
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







