Record Detail
Share
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMBAI KABUPATEN KOLUT TAHUN 2024
Infeksi perineum merupakan salah satu komplikasi yang dialami oleh ibu post partum dan dapat
menyebabkan ketidaknyamanan selama fase nifas. Angka kejadian infeksi akibat ruptur perineum
masi tinggi. Meliputi luka perineum belum menutup sempurna pada hari ke tujuh post partum,
keluar cairan serosa dan kemerahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ibu nifas terhadap penyembuhan luka
perineum di Wilayah Kerja Puskesmas Lambai Kabupaten Kolut. Desain penelitian yang
digunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
semua ibu nifas sebanyak 30 orang, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang
ibu nifas. Adapun untuk teknik sampling menggunakan consecutive sampling.
Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji chi square p-value =
1,000. Karena nilai p = 1,000 > = 0,05, maka Ha ditolak dapat disimpulkan bahwa tidak ada
hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum dengan penyembuhan
luka perineum. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square p-value = 1,000. Karena nilai p =
1,000 > = 0,05, maka Ha ditolak dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara
pengetahuan ibu nifas tentang gizi/nutrisi dengan penyembuhan luka perineum. Uji chi square p
value = 0,593. Karena nilai p = 0,593 > = 0,05, maka Ha ditolak dapat disimpulkan bahwa tidak
ada hubungan antara pengetahuan personal hygiene dengan penyembuhan luka perineum.
Diharapakn untuk melakukan perawatan penyembuhan luka perineum dengan cara menjaga nutrisi
seimbang dan menjaga kebersihan tubuh dalam masa nifas untuk mencegah terjadinya infeksi
yang dapat memperlambat kesembuhan luka perineum.
menyebabkan ketidaknyamanan selama fase nifas. Angka kejadian infeksi akibat ruptur perineum
masi tinggi. Meliputi luka perineum belum menutup sempurna pada hari ke tujuh post partum,
keluar cairan serosa dan kemerahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ibu nifas terhadap penyembuhan luka
perineum di Wilayah Kerja Puskesmas Lambai Kabupaten Kolut. Desain penelitian yang
digunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
semua ibu nifas sebanyak 30 orang, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang
ibu nifas. Adapun untuk teknik sampling menggunakan consecutive sampling.
Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji chi square p-value =
1,000. Karena nilai p = 1,000 > = 0,05, maka Ha ditolak dapat disimpulkan bahwa tidak ada
hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum dengan penyembuhan
luka perineum. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square p-value = 1,000. Karena nilai p =
1,000 > = 0,05, maka Ha ditolak dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara
pengetahuan ibu nifas tentang gizi/nutrisi dengan penyembuhan luka perineum. Uji chi square p
value = 0,593. Karena nilai p = 0,593 > = 0,05, maka Ha ditolak dapat disimpulkan bahwa tidak
ada hubungan antara pengetahuan personal hygiene dengan penyembuhan luka perineum.
Diharapakn untuk melakukan perawatan penyembuhan luka perineum dengan cara menjaga nutrisi
seimbang dan menjaga kebersihan tubuh dalam masa nifas untuk mencegah terjadinya infeksi
yang dapat memperlambat kesembuhan luka perineum.
Statement of Responsibility
Author(s)
Maharany - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 MAH h
ISBN/ISSN
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







