Record Detail
Share
PENGARUH TEKNIK AKUPRESURE TITIK HEGU(LI4) TERHADAP INTENSITAS NYERI MENSTRUASI DI PONDOK PESANTREN ISTIQLAL KEC. GEROKGAK, KAB. BULELENG, PROV. BALI
Dismenorea adalah salah satu masalah matenitas paling banyak diantara perempuan
disegala usia. Data dari WHO tahun 2021 rata-rata insidensi dismenorea pada wanita
muda antara 16,8-81%. Data dari WHO didapatkan kejadian sebesar 90% wanita
yang mengalami dismenorea, 10-15% diantarnaya mengalami dismenorea berat.
Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain quasy eksperimentyang rancangannya
menggunakan one group pretest-posttestdesign. Teknik sampling yang digunakan
adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 39 responden.Uji statistik yang
digunakan adalah uji non parametrik, uji non parametrik yang digunakan adalah uji
Wilcoxon. Nilai pretest untuk segala nyeri berbeda sebelum dan sesudah dilakukan
akupresure titik hegu LI4. Terjadi perubahan ang mencolok, mayoritas responden,
sebayak 39 orang (100%), tidak lagi mengalami nyeri (derajat nyeri 0). Nilai pretest
untuk kedua nilai tersebut memiliki nilai Sig. (2-tailed) atau p-value 0,000, dan nilai
p-value < 0,05. Kesimpulan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan intesitas nyeri
dismenorea setelah diberikan terapi akupresure. Institusi pendidikan di bidang
kesehatan dan keperawatan dapat memasukkan pelajaran tentang teknik akupresure
dalam kurikulum. Simulasi dan praktik langsung mengenai teknik ini dapat
memberikan pengalaman yang lebih baik bagi mahasiswa dalam mengelola nyeri
menstruasi
disegala usia. Data dari WHO tahun 2021 rata-rata insidensi dismenorea pada wanita
muda antara 16,8-81%. Data dari WHO didapatkan kejadian sebesar 90% wanita
yang mengalami dismenorea, 10-15% diantarnaya mengalami dismenorea berat.
Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain quasy eksperimentyang rancangannya
menggunakan one group pretest-posttestdesign. Teknik sampling yang digunakan
adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 39 responden.Uji statistik yang
digunakan adalah uji non parametrik, uji non parametrik yang digunakan adalah uji
Wilcoxon. Nilai pretest untuk segala nyeri berbeda sebelum dan sesudah dilakukan
akupresure titik hegu LI4. Terjadi perubahan ang mencolok, mayoritas responden,
sebayak 39 orang (100%), tidak lagi mengalami nyeri (derajat nyeri 0). Nilai pretest
untuk kedua nilai tersebut memiliki nilai Sig. (2-tailed) atau p-value 0,000, dan nilai
p-value < 0,05. Kesimpulan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan intesitas nyeri
dismenorea setelah diberikan terapi akupresure. Institusi pendidikan di bidang
kesehatan dan keperawatan dapat memasukkan pelajaran tentang teknik akupresure
dalam kurikulum. Simulasi dan praktik langsung mengenai teknik ini dapat
memberikan pengalaman yang lebih baik bagi mahasiswa dalam mengelola nyeri
menstruasi
Statement of Responsibility
Author(s)
Nadia Rahmayati - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 RAH p
ISBN/ISSN
Subject(s)
Disminore
Terapi Akupressur
intensitas nyeri
Terapi Akupressur
intensitas nyeri
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
91 halaman+13 tabel+3 gambar+3 bagan+9 lampiran
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







