Record Detail
Share
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI POSYANDU REMAJA DESA KURUNGAN NYAWA KECAMATAN BUAY MADANG SUMATERA SELATAN TAHUN 2024
Pada saat menstruasi akan menimbulkan sensasi nyeri haid atau dikenal dengan
istilah dismenore. Data World of Health Organization (WHO) tahun 2019 tercatat
bahwa data prevalensi dismenore terjadi lebih dari 50% di setiap negara. Salah
satu upaya mengatasi nyeri dismenore adalah dengan melakukan senam
dismenore.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam dismenore
terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di Posyandu Remaja Desa
Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang Sumatera Selatan tahun 2024. Jenis
yang digunakan menggunakan rancangan pra eksperimental dengan tipe one
group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja
putri yang ada di Posyandu Remaja Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Buay
Madang Sumatera Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang.
Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.
Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi nyeri haid remaja putri
sebelum dilakukan senam dismenore sebagian besar responden merasakan nyeri
berat sebanyak 12 responden (80%) dan setelah dilakukan senam dismenore
sebagian besar responden merasakan nyeri ringan sebanyak 13 responden
(86,7%). Ada pengaruh pengaruh senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid
pada remaja putri di Posyandu Remaja Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Buay
Madang Sumatera Selatan tahun 2024 (p.value = 0,000).
Kesimpulan penelitian terapi senam dismenore efektif dalam menurunkan
nyeri haid pada remaja putri. Saran diharapkan dapat menambah wawasan dan
pengetahuan remaja putri khususnya dalam mengatasi nyeri haid dengan
melakukan senam dismenore. Sehingga diharapkan terapi ini dapat menjadi
alternatif bagi remaja putri dalam mengatasi nyeri haid







