Record Detail
Share
PENGARUH JALAN KAKI 30 MENIT TERHADAP PENURUNAN GEJALA PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA DI TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb
Premenstrual syndrome merupakan suatu kumpulan keluhan atau gejala
fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita usia produksi yang
muncul secara siklik dalam rentang 7-10 hari sebelum menstruasi dan
menghilang setelah darah haid keluar yang terjadi pada suatu tingkatkan yang
mampu mempengaruhi gaya hidup keluar yang terjadi pada suatu tingkatan yang
mampu mempengaruhi gaya hidup dan pekerjaan wanita tersebut dan kemudian
diikuti periode waktu bebas gejala sama sekali (Suhailif 2017 ). Menurut WHO
jalan kaki merupakan salah satu aktivitas ringan yang di lakukan seseorang
karena merupakan kegiatan yang hanya memerlukan sedikit tenanga dan tidak
menyebabkan perubahan dalam pernapasan.
Untuk mengetahui hubungan jalan kaki 30 menit terhadap penurunan
gejala premenstrual syndrome di TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb.
Metode yang di lakukan dalam penelitian ini adalah metode pengisian kuisioner.
Hasil dari seluruh pertanyaan pada kuisioner menunjukan nilai p < a (0,015) sehingga
dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat
Pengaruh Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Gejala Premenstrual
Syndrome pada Remaja di TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb.
Dapat di simpulkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan didapatkan
bahwa Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang Hubungan
Pengaruh Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Gejala Premenstrual
Syndrome pada Remaja di TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb
fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita usia produksi yang
muncul secara siklik dalam rentang 7-10 hari sebelum menstruasi dan
menghilang setelah darah haid keluar yang terjadi pada suatu tingkatkan yang
mampu mempengaruhi gaya hidup keluar yang terjadi pada suatu tingkatan yang
mampu mempengaruhi gaya hidup dan pekerjaan wanita tersebut dan kemudian
diikuti periode waktu bebas gejala sama sekali (Suhailif 2017 ). Menurut WHO
jalan kaki merupakan salah satu aktivitas ringan yang di lakukan seseorang
karena merupakan kegiatan yang hanya memerlukan sedikit tenanga dan tidak
menyebabkan perubahan dalam pernapasan.
Untuk mengetahui hubungan jalan kaki 30 menit terhadap penurunan
gejala premenstrual syndrome di TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb.
Metode yang di lakukan dalam penelitian ini adalah metode pengisian kuisioner.
Hasil dari seluruh pertanyaan pada kuisioner menunjukan nilai p < a (0,015) sehingga
dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat
Pengaruh Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Gejala Premenstrual
Syndrome pada Remaja di TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb.
Dapat di simpulkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan didapatkan
bahwa Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang Hubungan
Pengaruh Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Gejala Premenstrual
Syndrome pada Remaja di TPMB Bd. Ririn Sevda Korini, SKM.,S.Keb
Statement of Responsibility
Author(s)
Risca Apriyani S. - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 APR p
ISBN/ISSN
2024-02-15
Subject(s)
Premenstrual syndrome
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







