Record Detail
Share
PENGARUH PIJAT EFFLEURAGE TERHADAP PRODUKSI AIR SUSU IBU PADA IBU NIFAS DI UPTD PUSKESMAS WAY HITAM IV KARSAJAYA OKU TIMUR
Laktasi mampu menurunkan risiko Sudden Infant Death Syndrome/SIDS sebesar 36% dan
mencegah 13% kematian bayi di seluruh dunia. Kendala pemberian ASI eksklusif yaitu produksi
ASI tidak lancar. Produksi Air Susu Ibu dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya yaitu pijat
efflurage. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat effleurage terhadap produksi Air Susu
Ibu pada Ibu Nifas di UPTD Puskesmas Way Hitam IV Karsajaya OKU Timur.
Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperiment pre-test post-test with control group.
Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas di UPTD Puskesmas Way Hitam IV Karsajaya OKU
Timur pada Juni 2024 sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling. Sampel penelitian sebanyak 32 responden. Uji analisis bivariat menggunakan uji
Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil penelitian didapatkan produksi Air Susu Ibu pada kelompok intervensi sebelum
dilakukan pijat effleurage sebagian besar responden dalam kategori sedang (35-75 ml) yaitu 8
responden (50,0%), sedangkan sesudah dilakukan pijat effleurage sebagian besar responden dalam
kategori normal (>75 ml) yaitu 13 responden (81,3%). Produksi Air Susu Ibu pada kelompok kontrol
hari pertama post partum sebagian besar responden dalam kategori sedang (35-75 ml) yaitu 8
responden (50,0%), sedangkan hari ke-14 post partum sebagian besar responden dalam kategori
sedang (35-75 ml) yaitu 9 responden (56,3%). Ada pengaruh pijat effleurage terhadap produksi Air
Susu Ibu pada Ibu Nifas di UPTD Puskesmas Way Hitam IV Karsajaya OKU Timur dengan nilai p
0,000.
Ibu nifas diharapkan mampu melakukan pijat effleurage secara rutin agar produksi Air Susu
Ibu lancar dan kebutuhan bayi tercukupi secara optimal.
mencegah 13% kematian bayi di seluruh dunia. Kendala pemberian ASI eksklusif yaitu produksi
ASI tidak lancar. Produksi Air Susu Ibu dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya yaitu pijat
efflurage. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat effleurage terhadap produksi Air Susu
Ibu pada Ibu Nifas di UPTD Puskesmas Way Hitam IV Karsajaya OKU Timur.
Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperiment pre-test post-test with control group.
Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas di UPTD Puskesmas Way Hitam IV Karsajaya OKU
Timur pada Juni 2024 sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling. Sampel penelitian sebanyak 32 responden. Uji analisis bivariat menggunakan uji
Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil penelitian didapatkan produksi Air Susu Ibu pada kelompok intervensi sebelum
dilakukan pijat effleurage sebagian besar responden dalam kategori sedang (35-75 ml) yaitu 8
responden (50,0%), sedangkan sesudah dilakukan pijat effleurage sebagian besar responden dalam
kategori normal (>75 ml) yaitu 13 responden (81,3%). Produksi Air Susu Ibu pada kelompok kontrol
hari pertama post partum sebagian besar responden dalam kategori sedang (35-75 ml) yaitu 8
responden (50,0%), sedangkan hari ke-14 post partum sebagian besar responden dalam kategori
sedang (35-75 ml) yaitu 9 responden (56,3%). Ada pengaruh pijat effleurage terhadap produksi Air
Susu Ibu pada Ibu Nifas di UPTD Puskesmas Way Hitam IV Karsajaya OKU Timur dengan nilai p
0,000.
Ibu nifas diharapkan mampu melakukan pijat effleurage secara rutin agar produksi Air Susu
Ibu lancar dan kebutuhan bayi tercukupi secara optimal.
Statement of Responsibility
Author(s)
Sri Lestari - Personal Name
Edition
Call Number
SKR 618.2 LES p
ISBN/ISSN
Subject(s)
Pijat Effleurage
Pijat Asi
Pijat Asi
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2024
Publishing Place
Pati
Collation
xiv + 93 halaman + 11 tabel + 4 gambar + 9 lampira
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members







