Record Detail
Share
HUBUNGAN SENAM LANSIA DENGAN GEJALA MENOPAUSE PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BATUMARTA II OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN
merupakan fase peralihan dari masa reproduktif menuju ke masa nonreproduktif yang ditandai
dengan berhentinya menstruasi, lansia erat hubungannya dengan gejala menopause yang sering
menyebabkan gangguan kualitas hidup.
Tujuan penelitian untuk menganalis hubungan senam lansia dengan gejala menopause pada
lansia. Desain penelitan ini menggunakan metode kuantitatif design dengan variabel bebas nya
adalah senam lansia dan variabel terikatnya adalah gejala menopause, sampel yang digunakan
sebanyak 47 orang populasi dalam penelitian ini adalah lansia di wilayah kerja puskesmas Batumarta
II dianalisis dengan uji Chi-Square dan di dapatkan Hasil penelitian dengan p-value <0,001 dan
didapatkan bahwa lansia yang rutin melakukan senam lansia memiliki gejala menopause dengan
skala tidak ada (2,9%), rendah (44,1%) dan menengah (52,9%).
Dapat disimpulkan berdasarkan hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai sig (-2 saided) = 0,001
<0,05 sehingga ada hubungan yang signifikan Senam lansia dan gejala menopause pada lansia.
Lansia
gejala menopause







