Record Detail
Share
PENGARUH EDUKASI TEKNIK MENYUSUI TERHADAP KEEFEKTIFAN IBU NIFAS DALAM MENYUSUI DI BPM YENNIANDIE, S. Keb LAHAT
setidaknya paling lama enam bulan dan kemudian menlajutkan menyusui sampai
bayi berusia dua tahun untuk menghindari morbiditis dan mortalitas bayi. Ibu
menyusui biasanya tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih
dini karena tidak mengetahui cara-cara yang sebenarnya sangat sederhana, seperti
cara menaruh bayi pada payudara ketika menyusui, isapan yang mengakibatkan
puting terasa nyeri dan masih banyak lagi masalah yang lain. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi teknik menyusui terhadap keefektifan
ibu nifas dalam menyusui.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan
rancangan penelitian one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah
semua ibu nifas pasca persalinan pervaginam yang menyusui di BPM Yennie
Andie dalam 1 bulan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan dalam
penelitian ini ialah total sampling. Analisis data dalam penelitian ini
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil penelitian ini menunjukkan responden sebelum diberikan edukasi
teknik menyusui sebagian besar memiliki keefektifan menyusui buruk sebanyak
15 responden (50,0%). Responden sesudah diberikan edukasi teknik menyusui
sebagian besar memiliki keefektifan menyusui baik sebanyak 24 responden
(80,0%). Ada pengaruh edukasi teknik menyusui terhadap keefektifan ibu nifas
dalam menyusui di BPM Yenniandie, S. Keb Lahat (ρ=0,000).
Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan seebagai sarana yang
menambah wawasan bidan dalam memberikan pelayanan pendampingan yang
bersifat kontinyu yang berkualitas kepada masyarakat pada umumnya dan ibu
nifas pada khususnya yang bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan ibu nifas
dalam menyusui.
edukasi menyusui







