Record Detail
Share
PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM DAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI DESMINORE REMAJA PUTRI DI DESA LEMPUYANG BANDAR
dismenore parah yang dilaporkan sekitar 1,5%-60% kasus. Dismenore dapat
menyebabkan sebagian besar remaja putri mengalami keterbatasan dalam
beraktivitas, ketidakhadiran di sekolah, bahkan penarikan diri dari pergaulan
sehari-hari. Rasa nyeri yang diakibatkan oleh dismenore berdampak cukup besar
bagi remaja putri yang mengakibatkan sulit berkonsentrasi, kurang bersemangat
dan tidak fokus saat proses pembelajaran sehingga terganggunya aktivitas belajar
remaja putri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah Pengaruh relaksasi nafas
dalam dan massage effleurage terhadap penurunan nyeri desminore pada remaja
putri di Desa Lempuyang Bandar. Jenis penelitian ini menggunakan metode pre
experimental, dengan desain yang digunakan adalah one-group pretest-posttest
design. Penelitian ini terdiri dari satu kelompok perlakuan yang diberikan
intervensi tanpa adanya kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah
remaja putri di Desa Lempuyang Bandar Lampung Tengah. Adapun untuk teknik
sampling menggunakan quota sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 69
responden.
Dapat disimpulkan berdasarkan hasil uji wilcoxon didapati nilai p-value
0,000 < α 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada pengaruh relaksasi
nafas dalam dan massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri pada
remaja putri di desa Lempuyang Bandar.






