Record Detail
Share
ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA Ny.P UMUR 25 TAHUN G2P1A0 HAMIL 30 MINGGU FISIOLOGI DI PUSKESMAS SLUKE TAHUN 2024
ABSTRAK
ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN
PADA Ny.P UMUR 25 TAHUN G2P1A0 HAMIL 30 MINGGU
FISIOLOGIS
DI PUUSKESMAS SLUKE TAHUN 2025
Rini Kusmiyati 1), Siti Marfu’ah 2), Etni Dwi Astuti 3)
1) Pendidikan Profesi Bidan, STIKes bakti Utama Pati
2) Pendidikan Profesi Bidan, STIKes bakti Utama Pati
3) Pendidikan Profesi Bidan, STIKes bakti Utama Pati
Email :
Latar Belakang: Jumlah kasus kematian ibu di Kabupaten Rembang pada tahun 2021 sebanyak 21 kasus, hal ini mengalami kenaikan dibandingkan jumlah kasus kematian ibu tahun 2020 yang sebanyak 15 kasus. Angka kematian ibu Kabupaten Pati juga mengalami kenaikan dari 85 per 100.000 AKI dilaporkan pada tahun 2020, menjadi 132,7 per 100.000 AKI dilaporkan pada tahun 2021 (Dinkes Rembang, 2022). Upaya percepatan penurunan AKI dapat dilakukan dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas, seperti pelayanan kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih di fasilitas pelayanan kesehatan, perawatan pasca persalinan bagi ibu dan bayi, perawatan khusus dan rujukan jika terjadi komplikasi, kemudahan mendapatkan cuti hamil dan melahirkan, dan pelayanan keluarga berencana (Kemenkes RI, 2018). Asuhan Continuity Of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan dari hamil sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan AKI dan AKB. Dari hasil pemantauan sejak awal kehamilan Trimester 1 NY. P merupakan ibu hamil G1P0A0 yang mendapatkan pemantauan bidan melalui kegiatan TELPONI di puskesmas Sluke. Ny P memiliki bebagai keluhan mulai dari Trimester 1 dan sampai Trimester 3
yaitu sering kencing dan juga nyeri punggung. Pemantauan Ny. P bersifat berkesinambungan untuk menemukan resiko dan mencegan resiko tinggi pada Ny. P. Tujuan Asuhan: Tujuan dari asuhan ini memberikan asuhan yang berkesinambungan, bidan dapat memantau kondisi ibu dan bayi sehingga mencegah terjadi komplikasi yang tidak segera ditangani. Jenis Metode dalam
kegiatan ini metode yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (case studi) dengan cara mengkaji suatu permasalahan pada ibu hamil, bersalin, bayi, nifas dan perencanaan KB dengan subjek tunggal. Subjek sampel dalam asuhan ini yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan 30 minggu di Puskesmas Sluke. Dilakukan analisis secara mendalam menggunakan beberapa aspek menggunakan metode pemecahan masalah 7 langkah Hellen Varney dan catatan perkembangan SOAP. Hasil asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. P usia 25 tahun G2P1A0 usia kehamilan 30 minggu yaitu kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali dan tidak ditemukan tanda gejala bahaya pada kehamilan. Asuhan persalinan yang di berikan pada kala I, II, III, dan IV berjalan secara normal tanpa ada komplikasi. BBL normal menangis kuat, gerak tonus baik, warna kulit kemerahan, jenis kelamin laki-laki BB : 3.300 gram, PB : 49 cm LK : 33 cm, LD : 34 cm,Apgar:8/9,10. Nifas dilakukan kunjungan 3 kali dengan masa nifas dalam batas normal. Metode alat kontrasepsi yang di pilih yaitu suntik KB 3 bulan. Asuhan pada Neonatus dilakukan 3x dengan hasil dalam batas normal. Setelah melakukan asuhan berkesinambungan pada Ny. P tidak ditemukan komplikasi atau tanda bahaya selama kehamilan, persalinan normal, bayi baru lahir normal, nifas normal dan sudah menggunakan kontrasepsi. Saran diharapkan dapat menerapkan asuhan kebidanan berkesinambungan pada ibu hamil, bersalin nifas serta bayi dan KB pada unit kerja serta dapat lebih merangkul masyarakat apabila pasien tidak datang pada kunjungan yang semestinya, agar dilakukan ke rumah pasien.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Berkesinambungan
ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN
PADA Ny.P UMUR 25 TAHUN G2P1A0 HAMIL 30 MINGGU
FISIOLOGIS
DI PUUSKESMAS SLUKE TAHUN 2025
Rini Kusmiyati 1), Siti Marfu’ah 2), Etni Dwi Astuti 3)
1) Pendidikan Profesi Bidan, STIKes bakti Utama Pati
2) Pendidikan Profesi Bidan, STIKes bakti Utama Pati
3) Pendidikan Profesi Bidan, STIKes bakti Utama Pati
Email :
Latar Belakang: Jumlah kasus kematian ibu di Kabupaten Rembang pada tahun 2021 sebanyak 21 kasus, hal ini mengalami kenaikan dibandingkan jumlah kasus kematian ibu tahun 2020 yang sebanyak 15 kasus. Angka kematian ibu Kabupaten Pati juga mengalami kenaikan dari 85 per 100.000 AKI dilaporkan pada tahun 2020, menjadi 132,7 per 100.000 AKI dilaporkan pada tahun 2021 (Dinkes Rembang, 2022). Upaya percepatan penurunan AKI dapat dilakukan dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas, seperti pelayanan kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih di fasilitas pelayanan kesehatan, perawatan pasca persalinan bagi ibu dan bayi, perawatan khusus dan rujukan jika terjadi komplikasi, kemudahan mendapatkan cuti hamil dan melahirkan, dan pelayanan keluarga berencana (Kemenkes RI, 2018). Asuhan Continuity Of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan dari hamil sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan AKI dan AKB. Dari hasil pemantauan sejak awal kehamilan Trimester 1 NY. P merupakan ibu hamil G1P0A0 yang mendapatkan pemantauan bidan melalui kegiatan TELPONI di puskesmas Sluke. Ny P memiliki bebagai keluhan mulai dari Trimester 1 dan sampai Trimester 3
yaitu sering kencing dan juga nyeri punggung. Pemantauan Ny. P bersifat berkesinambungan untuk menemukan resiko dan mencegan resiko tinggi pada Ny. P. Tujuan Asuhan: Tujuan dari asuhan ini memberikan asuhan yang berkesinambungan, bidan dapat memantau kondisi ibu dan bayi sehingga mencegah terjadi komplikasi yang tidak segera ditangani. Jenis Metode dalam
kegiatan ini metode yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (case studi) dengan cara mengkaji suatu permasalahan pada ibu hamil, bersalin, bayi, nifas dan perencanaan KB dengan subjek tunggal. Subjek sampel dalam asuhan ini yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan 30 minggu di Puskesmas Sluke. Dilakukan analisis secara mendalam menggunakan beberapa aspek menggunakan metode pemecahan masalah 7 langkah Hellen Varney dan catatan perkembangan SOAP. Hasil asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. P usia 25 tahun G2P1A0 usia kehamilan 30 minggu yaitu kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali dan tidak ditemukan tanda gejala bahaya pada kehamilan. Asuhan persalinan yang di berikan pada kala I, II, III, dan IV berjalan secara normal tanpa ada komplikasi. BBL normal menangis kuat, gerak tonus baik, warna kulit kemerahan, jenis kelamin laki-laki BB : 3.300 gram, PB : 49 cm LK : 33 cm, LD : 34 cm,Apgar:8/9,10. Nifas dilakukan kunjungan 3 kali dengan masa nifas dalam batas normal. Metode alat kontrasepsi yang di pilih yaitu suntik KB 3 bulan. Asuhan pada Neonatus dilakukan 3x dengan hasil dalam batas normal. Setelah melakukan asuhan berkesinambungan pada Ny. P tidak ditemukan komplikasi atau tanda bahaya selama kehamilan, persalinan normal, bayi baru lahir normal, nifas normal dan sudah menggunakan kontrasepsi. Saran diharapkan dapat menerapkan asuhan kebidanan berkesinambungan pada ibu hamil, bersalin nifas serta bayi dan KB pada unit kerja serta dapat lebih merangkul masyarakat apabila pasien tidak datang pada kunjungan yang semestinya, agar dilakukan ke rumah pasien.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Berkesinambungan
Statement of Responsibility
Author(s)
Rini Kusmiyati - Personal Name
Edition
Call Number
ISBN/ISSN
2025-05-21
Subject(s)
Asuhan kebidanan berkesinambungan
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2025
Publishing Place
Pati
Collation
xiii + 221
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
Comments
Member Login
Visitor Counter
0
Today
1
Total
698
Collections
1
Members






