ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. A G3P1A1 UMUR 34 TAHUN UK 30 MINGGU DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS WEDARIJAKSA
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara serta masih jauh dari target global SDG untuk menurunkan AKI menjadi 183 per 100.000 KH pada tahun 2024 dan kurang dari 70 per 100.000 KH pada tahun 2030. Kondisi ini mengisyaratkan perlunya upaya yang lebih strategis dan komprehensif, karena untuk mencapai target AKI turun menjadi 183 per 100.000 KH tahun 2024 diperlukan paling tidak penurunan kematian ibu sebesar 5,5% per tahun (Menkes RI, 2020). Angka Kematian Ibu (AKI) yang tinggi merupakan permasalahan kesehatan di negara-negara berkembang dan merupakan salah satu indikator pelayanan kesehatan masyarakat. Lebih dari 90 persen kematian ibu terjadi di negara berkembang. Pada tahun 2020, sekitar 287.000 ibu meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Hampir 95% dari semua kematian ibu terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah, dan sebagian besar kematian ibu sebenarnya dapat dicegah, sedangkan AKB di dunia menurut WHO tahun 2020 sebesar 2.350.000 (WHO, 2024) Sedangkan Angka kematian ibu Kabupaten Pati juga mengalami kenaikan dari 85 per 100.000 AKI dilaporkan pada tahun 2020, menjadi 132,7 per 100.000 AKI dilaporkan pada tahun 2021, sedangakan untuk AKN di Kabupaten Pati tahun 2021 sebesar 5,5 per 1000 kelahiran hidup (Dinas Kesehatan Pati,2021). Pada asuhan ini Metode yang digunakan selama studi kasus adalah metode Continuity of Care (COC), yaitu pengumpulan data dari subyektif, obyektif, menetapkan diagnosa, dan melakukan penatalaksanaan, dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP note. Kunjungan dilakukan sebanyak 11 kali yaitu, 2 kali pada saat hamil, 1 kali pada masa persalinan, 4 kali pada masa nifas, 3 kali pada bayi baru lahir,dan pada masa KB mendapat 1 kali kunjungan. Selam dilakukan Asuhan kebidanan secara Continuity of
Care (COC) pada Ny. A dari kehamilan sampai dengan nifas baik ibu maupun bayi tidak ditemukan kesenjangan dalam artian normal secara keseluruhan. bidan telah memberikan asuhan seusai dengan panduan dan kebutuhan ibu baik selama hamil, persalinan, BBL, nifas dan KB. Pada masa kehamilan ibu mengeluhkan adanya rasa
kontrasi diman hal tersebut masuk dalam ketidaknyaman kehamilan TM 3 ibu sudah diedukasi dan diberikan asuhan natural therapy. Selama proses persalinan dan bayi baru lahir tidak ada penyulit yang terjadi. Bayi lahir secara spontan ditolong bidan dengan kondisi baik hasil antropo mentri BB 2900 gram, PB 48 cm, LK 32 cm, LD 32 cm LiLA 12 cm, jenis kelamin Perempuan. Selama masa nifas sampai proses penggunaan kontrasepsi Suntik 3 bulan, tidak ada keluhan dan kesenjangan. Kesimpulan dari pemberian asuhan Continuity of Care (COC)semua berjalan secara fisiologis, tidak ditemukanya masalah atau kesenjangan antara teori dan juga kasus ataupun praktik. dengan adanya Continuity of Care (COC) bidan serta tenaga kesehatan lainya dapat memberikan asuhan yang lebih baik lagi dimulai dari ibu hamil hingga Masa pemilihan KB bidan dapat mendampingi dengan menerapkan asuhan yang sesuai standar pelayanan kebidanan serta penerapan asuhan berbasi natural therapy.
Statement of Responsibility
Edition
Call Number
ISBN/ISSN
2025-05-19
Classification
618.2
Series Title
GMD
Text
Language
Indonesia
Publisher
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Publishing Year
2025
Publishing Place
Pati
Collation
xiv
Specific Detail Info