Record Detail
Share
ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny. J UMUR 21 TAHUN G1P0A0 USIA KEHAMILAN 32 MINGGU DI PUSKESMAS CLUWAK KABUPATEN PATI
berkesinambungan yang diberikan kepada ibu dan bayi yang dimulai pada saat kehamilan, persalinan,
bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana.Masalah yang terjadi pada ibu hamil yaitu pendarahan
dan preeklamsi sedangkan kasus kematian pada bayi banyak disebabkan oleh BBLR dan asfiksia.
Sedangkan kematian pada ibu nifas banyak terjadi karena perdarahan postpartum.
Tujuan penelitian: untuk memberikan asuhan secara komprehensif menggunakanVarney dan
SOAP. Jenis metode penelitian: menggunakan studi penelaahan kasus (case studi) dengan cara
mengkaji suatu permasalahan di unit tunggal. Subjek sampel peneliti yaitu ibu hamil dengan usia
kehamilan 32 minggu di Puskesmas C luwak. Dilakukan analisis secara mendalam menggunakan
beberapa aspek menggunakan metode pemecahan masalah 7 langkah Hellen Varney dan catatan
perkembangan SOAP.
Hasil: asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. J usia 21 tahun G1P0A0 usia kehamilan 32
minggu yaitu kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak 2 kali dan tidak ditemukan tanda gejala
bahaya pada kehamilan. Asuhan persalinan yang di berikan pada kala I, II, III, dan IV berjalan secara
normal tanpa ada komplikasi. BBL normal menangis kuat, gerak tonus baik, warna kulit kemerahan,
jenis kelamin laki-laki, PB 49 cm, BB 2750 gram, LK 31 cm dan LD 33. Nifas dilakukan kunjungan
3 kali dengan masa nifas dalam batas normal. Metode alat kontrasepsi yang di pilih yaitu KB Implan.
Asuhan pada Neonatus dilakukan 3x dengan hasil dalam batas normal. Setelah melakukan asuhan
berkesinambunganpada Ny. J tidak ditemukan komplikasi atau tanda bahaya selama kehamilan,
persalinan normal, bayi baru lahir normal, nifas normal dan sudah menggunakan kontrasepsi.
Saran: Diharapkan pasien meningkatkan pemahaman yang baik tentang pemeriksaan kehamilan
berkelanjutan, mengenai tanda persalinan, mempunyai kesadaran akan bersalin pada tenaga
kesehatan di pelayanan kesehatan, pengetahuan mengenai tanda-tanda kehamilan, masalah kesehatan
ibu dan anak, dan segera melakukan kujungan ke pelayan kesehatan ketika mengetahui bahwa dirinya
hamil. Klien diharapkan dapat lebih bersikap aktif dan mau bekerjasama.






